![]() |
| Panduan Cek Plagiarisme (Turnitin) agar Artikel Sinta Lolos Review |
Panduan lengkap cek plagiarisme menggunakan Turnitin agar artikel ilmiah lolos review jurnal Sinta. Pelajari batas aman similarity, teknik parafrase, dan strategi revisi efektif.
Dalam dunia publikasi ilmiah, satu kata yang sering membuat penulis deg-degan adalah plagiarisme. Banyak artikel bagus ditolak bukan karena metodenya lemah atau datanya kurang kuat, melainkan karena tingkat kemiripan (similarity index) terlalu tinggi. Jika Anda menargetkan jurnal terindeks SINTA, maka memahami cara cek plagiarisme dengan benar adalah langkah wajib.
Salah satu tools paling populer untuk mendeteksi kemiripan naskah adalah Turnitin. Namun, banyak penulis terutama mahasiswa dan peneliti pemula yang belum memahami cara membaca hasil laporan Turnitin dengan tepat.
Artikel ini akan membahas panduan lengkap dan praktis agar artikel Anda lolos tahap pengecekan plagiarisme dan aman saat masuk proses review jurnal Sinta.
Kenapa Cek Plagiarisme Itu Penting?
Sebelum masuk teknis, kita pahami dulu kenapa similarity itu krusial.
Editor jurnal biasanya melakukan screening awal sebelum artikel dikirim ke reviewer. Jika similarity terlalu tinggi (misalnya di atas 25–30%, tergantung kebijakan jurnal), artikel bisa langsung ditolak tanpa review substansi.
Plagiarisme bukan hanya soal copy-paste. Bentuknya bisa berupa:
- Parafrase yang terlalu mirip dengan sumber asli
- Tidak mencantumkan sitasi
- Self-plagiarism (menggunakan karya sendiri tanpa modifikasi signifikan)
- Mengutip terlalu panjang tanpa pengolahan
Karena itu, cek Turnitin bukan sekadar formalitas. Ini bagian dari etika akademik.
Berapa Batas Aman Similarity untuk Jurnal Sinta?
Tidak ada angka tunggal yang berlaku untuk semua jurnal, tetapi secara umum:
- < 15% → Sangat aman
- 15–20% → Masih wajar
- 20–25% → Perlu hati-hati
- > 25% → Berisiko ditolak
Beberapa jurnal Sinta 1–2 bahkan menetapkan batas maksimal 15–20%.
Misalnya:
- 5% dari referensi → wajar
- 3% dari metodologi standar → wajar
- 10% dari satu artikel tunggal → bahaya
Jadi, jangan hanya fokus pada angka, tetapi periksa detail laporan.
Cara Membaca Hasil Turnitin dengan Benar
Setelah Anda mengunggah file ke Turnitin, sistem akan menghasilkan laporan dengan persentase similarity. Jangan panik dulu melihat angka besar. Lakukan ini:
1. Klik “All Sources”
Lihat sumber mana yang paling dominan menyumbang kemiripan.
2. Cek Apakah Itu Kutipan
Kadang Turnitin menghitung:
- Daftar pustaka
- Kutipan langsung
- Template jurnal
Pastikan Anda mengaktifkan filter:
- Exclude bibliography
- Exclude quoted material
- Exclude small matches (misalnya di bawah 1%)
Setelah difilter, angka biasanya turun cukup signifikan.
3. Periksa Self-Plagiarism
Jika Anda pernah mempublikasikan artikel sebelumnya, Turnitin bisa mendeteksinya sebagai kemiripan.
Solusinya:
- Modifikasi struktur kalimat
- Tambahkan analisis baru
- Jangan copy-paste bagian teori lama
Teknik Ampuh Menurunkan Similarity Tanpa Mengubah Makna
Banyak penulis salah kaprah: mereka hanya mengganti beberapa kata dengan sinonim. Ini tidak cukup.
Berikut teknik yang lebih efektif:
1. Gunakan Parafrase Kontekstual
Salah:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap motivasi belajar mahasiswa.
Parafrase lemah:
Studi ini bertujuan untuk mengetahui dampak media sosial terhadap motivasi belajar mahasiswa.
Parafrase kuat:
Kajian ini menganalisis bagaimana penggunaan platform media sosial berkontribusi terhadap peningkatan maupun penurunan motivasi akademik mahasiswa.
2. Gabungkan Beberapa Sumber
Jangan mengutip satu sumber panjang-panjang.
Lebih baik:
- Ambil ide dari 2–3 sumber
- Ringkas dengan bahasa sendiri
- Satukan dalam satu paragraf analitis
Ini membuat tulisan lebih orisinal dan bernilai ilmiah.
3. Tambahkan Analisis Pribadi
Turnitin mendeteksi kemiripan teks, bukan ide.
- Interpretasi data
- Perbandingan hasil penelitian
- Kritik terhadap teori sebelumnya
Semakin analitis tulisan Anda, semakin rendah similarity.
4. Hindari Copy-Paste Metodologi
Bagian metode sering menjadi penyumbang similarity tinggi karena dianggap standar.
Solusi:
- Jelaskan prosedur dengan gaya naratif berbeda
- Tambahkan detail spesifik penelitian Anda
- Hindari meniru struktur kalimat penelitian sebelumnya
Strategi Aman Sebelum Submit ke Jurnal Sinta
Berikut checklist praktis sebelum submit:
Jika memungkinkan, lakukan cek Turnitin minimal dua kali:
- Draft awal
- Draft final setelah revisi
Cek plagiarisme menggunakan Turnitin bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah bagian dari integritas akademik.
Dengan memahami cara membaca laporan similarity, melakukan parafrase kontekstual, dan menambahkan analisis yang kuat, peluang artikel Anda untuk lolos review jurnal Sinta akan meningkat drastis.
Ingin Belajar Lebih Banyak Seputar Publikasi Ilmiah & OSINT?
Mulai dari sekarang, pastikan setiap artikel Anda bukan hanya lolos Turnitin tetapi juga lolos reviewer dan siap meningkatkan reputasi akademik Anda.

