Cara Memilih Jurnal Sinta yang Sesuai Bidang Ilmu (Aim and Scope)

erika ramen
0
Cara Memilih Jurnal Sinta yang Sesuai Bidang Ilmu (Aim and Scope)
Cara Memilih Jurnal Sinta yang Sesuai Bidang Ilmu (Aim and Scope)


Pelajari cara memilih jurnal SINTA yang sesuai bidang ilmu dengan memahami Aim and Scope. Panduan lengkap agar artikel ilmiah lebih berpeluang diterima.

Salah satu penyebab utama artikel ilmiah ditolak bukan karena kualitasnya buruk, melainkan karena tidak sesuai dengan Aim and Scope jurnal. Banyak penulis terburu-buru submit tanpa benar-benar membaca fokus dan cakupan jurnal yang dituju.

Padahal, memahami cara memilih jurnal SINTA yang sesuai bidang ilmu adalah langkah awal yang sangat menentukan peluang diterima.

Artikel ini akan membahas secara sistematis bagaimana membaca Aim and Scope jurnal SINTA agar artikel Anda tidak salah “rumah”.

Apa Itu Jurnal SINTA?

SINTA (Science and Technology Index) adalah sistem indeksasi dan akreditasi jurnal ilmiah di Indonesia yang dikelola oleh Kemendikbudristek. Jurnal yang terdaftar di SINTA dikelompokkan dalam peringkat SINTA 1 hingga SINTA 6.

Semakin tinggi peringkatnya, semakin ketat proses seleksi dan standar publikasinya.

Karena itu, memilih jurnal SINTA tidak boleh sembarangan.

Mengapa Aim and Scope Itu Penting?

Aim and Scope adalah bagian dari jurnal yang menjelaskan:

  • Fokus utama kajian ilmiah
  • Ruang lingkup topik yang diterima
  • Pendekatan metodologis yang relevan
  • Bidang keilmuan yang menjadi target

Editor pertama kali akan mengecek apakah naskah sesuai dengan Aim and Scope. Jika tidak relevan, artikel bisa langsung ditolak tanpa masuk tahap review.

Jadi, memahami Aim and Scope bukan formalitas ini strategi.

1. Identifikasi Bidang Ilmu Secara Spesifik

Langkah pertama sebelum memilih jurnal adalah memahami posisi penelitian Anda.

Tanyakan pada diri sendiri:

  • Apakah penelitian ini masuk kategori sosial, teknik, kesehatan, pendidikan, atau interdisipliner?
  • Apakah pendekatan yang digunakan kualitatif, kuantitatif, atau campuran?
  • Siapa target pembaca penelitian ini?

Semakin spesifik Anda memahami penelitian sendiri, semakin mudah menemukan jurnal yang tepat.

Misalnya:
Penelitian tentang tata kelola data center dalam e-government lebih cocok ke jurnal:

  • Administrasi publik
  • Kebijakan publik
  • Teknologi informasi pemerintahan

Bukan jurnal manajemen umum atau teknik mesin.

2. Baca Halaman “About” dan “Focus & Scope” Secara Detail

Jangan hanya membaca judul jurnalnya.

Contoh:
Nama jurnal mengandung kata “Teknologi”, tetapi Aim and Scope-nya ternyata fokus pada teknologi pendidikan, bukan keamanan siber.

Buka menu:

  • About
  • Focus and Scope
  • Author Guidelines

Perhatikan:

  • Kata kunci dominan
  • Ruang lingkup yang disebutkan
  • Apakah jurnal menerima studi kasus lokal atau global
  • Apakah jurnal lebih teoretis atau aplikatif

3. Analisis Artikel yang Sudah Terbit

Ini trik yang sering diabaikan.

Cara paling akurat mengetahui kecocokan jurnal adalah dengan melihat artikel yang sudah dipublikasikan.

Periksa:

  • Topik artikel 2–3 edisi terakhir
  • Pola metodologi yang digunakan
  • Gaya penulisan
  • Panjang artikel rata-rata

Jika 70% artikel di jurnal tersebut sejenis dengan penelitian Anda, itu tanda kuat jurnal tersebut relevan.

Jika tidak ada satupun artikel yang mirip, sebaiknya pertimbangkan jurnal lain.

4. Perhatikan Level SINTA yang Realistis

Memilih jurnal bukan hanya soal kesesuaian bidang, tapi juga kesiapan kualitas penelitian.

SINTA 1–2:

  • Sangat kompetitif
  • Banyak penelitian berbasis teori kuat dan data besar

SINTA 3–4:

  • Kompetitif namun lebih terbuka pada penelitian kontekstual

SINTA 5–6:

  • Cocok untuk peneliti pemula atau studi eksploratif

Strateginya:
Sesuaikan kualitas artikel dengan level jurnal. Jangan memaksakan submit ke SINTA 1 jika penelitian masih sederhana.

5. Perhatikan Kategori Subjek di Portal SINTA

Di portal SINTA, setiap jurnal diklasifikasikan berdasarkan bidang ilmu.

Gunakan fitur pencarian berdasarkan:

  • Subjek
  • Institusi
  • Peringkat

Ini membantu menyaring jurnal sesuai bidang sebelum membaca satu per satu.

Langkah ini menghemat waktu dan lebih strategis.

6. Perhatikan Bahasa dan Target Audiens

Beberapa jurnal SINTA menerima artikel:

  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Atau keduanya

Jika jurnal mayoritas artikel berbahasa Inggris, kemungkinan target pembacanya lebih luas dan standar review lebih tinggi.

Sesuaikan dengan kesiapan Anda.

7. Hindari Kesalahan Umum Saat Memilih Jurnal

Beberapa kesalahan yang sering terjadi:

❌ Hanya memilih jurnal berdasarkan cepat terbit
❌ Tidak membaca Aim and Scope
❌ Tidak mengecek template
❌ Tidak melihat artikel edisi terbaru
❌ Submit ke beberapa jurnal sekaligus

Ingat, memilih jurnal yang tepat jauh lebih penting daripada sekadar cepat publish.

Studi Kasus Singkat

Misalnya Anda meneliti:

“Analisis Keamanan Data pada Sistem E-Government Daerah”

Jurnal yang tepat kemungkinan:

  • Jurnal Administrasi Publik
  • Jurnal Sistem Informasi Pemerintahan
  • Jurnal Keamanan Siber

Bukan:

  • Jurnal Pendidikan Dasar
  • Jurnal Manajemen Pemasaran
  • Jurnal Teknik Sipil

Ketepatan memilih jurnal akan meningkatkan peluang diterima secara signifikan.

Strategi Profesional Memilih Jurnal SINTA

Untuk pendekatan yang lebih sistematis:

  • Buat daftar 5 jurnal potensial
  • Bandingkan Aim and Scope
  • Analisis artikel 2 edisi terakhir
  • Periksa waktu review rata-rata
  • Pilih yang paling relevan dan realistis

Pendekatan ini jauh lebih efektif dibanding submit secara acak.

📘 Sedang mencari tempat publikasi jurnal SINTA yang sesuai bidang ilmu Anda?
Kunjungi Jurnal LICE – Literatia Cendekia di 👉 https://literatiacendekia.com/index.php/LICE

🔎 Ingin membaca artikel edukatif lainnya seputar riset dan literasi digital?

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)