Apa Itu Literatia Cendekia Indonesia (LICE)? Wadah Publikasi Ilmiah yang Ramah Peneliti

satria adhi pradana
0
Apa Itu Literatia Cendekia Indonesia (LICE)? Wadah Publikasi Ilmiah yang Ramah Peneliti
Apa Itu Literatia Cendekia Indonesia (LICE)? Wadah Publikasi Ilmiah yang Ramah Peneliti

Literatia Cendekia Indonesia (LICE) adalah platform publikasi ilmiah yang mendukung peneliti, mahasiswa, dan dosen dalam menerbitkan karya akademik secara profesional, transparan, dan beretika.

Di dunia akademik, menulis artikel ilmiah sering kali tidak menjadi masalah utama. Tantangan sebenarnya justru muncul setelah naskah selesai: mencari jurnal, memahami alur submit, menyesuaikan template, dan menghadapi proses editorial yang rumit.

Di sinilah Literatia Cendekia Indonesia (LICE) hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. LICE bukan sekadar platform jurnal, tetapi ekosistem literasi ilmiah yang dirancang agar lebih ramah, transparan, dan relevan dengan kebutuhan akademisi Indonesia.

Mengenal Literatia Cendekia Indonesia (LICE)

Literatia Cendekia Indonesia (LICE) adalah platform publikasi ilmiah dan literasi akademik yang berfokus pada:

  • Pengelolaan jurnal ilmiah
  • Edukasi publikasi akademik
  • Pendampingan penulis (mahasiswa, dosen, peneliti)
  • Penguatan budaya riset dan menulis ilmiah

LICE hadir dengan semangat mencerdaskan, bukan mempersulit. Fokus utamanya adalah membantu penulis agar karyanya bisa terbit secara etis, terstruktur, dan sesuai kaidah ilmiah.

Latar Belakang Hadirnya LICE

Banyak penulis pemula mengalami kendala seperti:

  • Tidak paham sistem OJS
  • Bingung memilih jurnal yang sesuai
  • Takut naskah ditolak tanpa tahu alasannya
  • Kurang memahami etika publikasi
  • Terjebak jurnal predator

LICE lahir dari realitas tersebut. Platform ini dibangun untuk menjadi jembatan antara penulis dan dunia publikasi ilmiah, khususnya di Indonesia.

Alih-alih menakutkan, proses publikasi di LICE dirancang agar:

  • Lebih komunikatif
  • Lebih edukatif
  • Lebih manusiawi

Fokus dan Ruang Lingkup Literatia Cendekia Indonesia

LICE menaungi dan mengelola jurnal ilmiah dengan berbagai fokus keilmuan, seperti:

  • Ilmu sosial dan humaniora
  • Administrasi publik dan kebijakan
  • Pendidikan
  • Ekonomi dan pembangunan
  • Isu desa, masyarakat, dan governance

Ruang lingkup ini disesuaikan dengan kebutuhan akademisi lokal dan nasional, sehingga penelitian kontekstual tetap memiliki tempat yang layak untuk dipublikasikan.

Peran LICE dalam Dunia Akademik

1. Wadah Publikasi Ilmiah yang Kredibel

LICE mendorong publikasi yang:

  • Orisinal
  • Bebas plagiarisme
  • Mengikuti kaidah metodologi ilmiah
  • Melalui proses review yang jelas

2. Edukasi Literasi Akademik

Tidak semua penulis langsung mahir. LICE berperan sebagai ruang belajar:

  • Cara menulis artikel ilmiah
  • Struktur IMRAD
  • Teknik sitasi dan referensi
  • Etika publikasi

3. Pendampingan Penulis

LICE tidak memposisikan diri sebagai “hakim naskah”, tetapi sebagai mitra penulis yang membantu meningkatkan kualitas karya.

LICE dan Masa Depan Literasi Ilmiah

Di tengah derasnya arus informasi digital, LICE mengambil posisi sebagai penjaga kualitas pengetahuan. Bukan hanya menerbitkan, tapi juga:

  • Mengedukasi
  • Mengarsipkan
  • Menyebarkan ilmu secara bertanggung jawab

Ke depan, LICE terus berkomitmen memperluas kontribusi dalam:

  • Penguatan riset lokal
  • Peningkatan kualitas publikasi nasional
  • Literasi akademik yang inklusif


Literatia Cendekia Indonesia (LICE) bukan sekadar platform jurnal. Ia adalah ruang tumbuh bagi penulis, peneliti, dan akademisi yang ingin karyanya bermakna dan berdampak.

Dengan pendekatan yang ramah namun tetap akademis, LICE hadir sebagai mitra dalam perjalanan intelektual dari naskah mentah hingga karya ilmiah yang layak dibaca dan dirujuk.

👉 Ingin mempublikasikan artikel ilmiah, belajar dunia jurnal, atau memahami proses publikasi akademik secara benar?

Kunjungi Literatia Cendekia Indonesia (LICE) dan mulai perjalanan literasi ilmiah Anda hari ini.

📚 Menulis bukan hanya tentang lulus atau angka kredit, tapi tentang berbagi pengetahuan.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)