![]() |
| Top 10 Masalah Website Pemerintahan & Cara Mengatasinya (Versi Developer) |
Website pemerintahan seharusnya menjadi garda terdepan layanan publik digital. Sayangnya, di lapangan, banyak website instansi masih bermasalah mulai dari lambat, tidak aman, hingga sulit digunakan masyarakat.
Artikel ini membahas 10 masalah paling umum pada website pemerintahan, dilihat dari sudut pandang developer, lengkap dengan solusi teknis yang realistis dan aplikatif.
Website Lambat & Berat Saat Diakses
Masalah
- Loading lebih dari 5 detik
- Hosting overload
- Gambar dan aset tidak dioptimasi
Ini masalah klasik, terutama saat trafik meningkat (pendaftaran, pengumuman, dll).
Solusi Developer
- Aktifkan caching server & browser
- Kompres gambar (WebP)
- Gunakan lazy loading
- Minimalkan CSS & JavaScript
- Pastikan hosting sesuai skala kebutuhan instansi
📌 Target ideal: < 3 detik load time
Tidak Mobile Friendly
Masalah
Sebagian besar warga mengakses website lewat HP, tapi:
- Tampilan berantakan
- Tombol terlalu kecil
- Form sulit diisi
Solusi Developer
- Terapkan responsive design
- Gunakan CSS Flexbox/Grid
- Uji di berbagai resolusi layar
- Hindari fixed-width layout
Mobile-first bukan tren, tapi kebutuhan wajib.
Keamanan Website Lemah
Masalah
- Tidak pakai HTTPS
- CMS tidak di-update
- Password admin lemah
- Rentan deface dan malware
Website pemerintah sering jadi target serangan.
Solusi Developer
- Wajib HTTPS + SSL aktif
- Update CMS, plugin, dan theme
- Gunakan WAF (Web Application Firewall)
- Aktifkan 2FA untuk admin
- Batasi akses dashboard
Keamanan bukan opsional, tapi tanggung jawab publik.
Struktur Navigasi Membingungkan
Masalah
Pengunjung bingung mencari:
- Informasi layanan
- Form pengajuan
- Kontak resmi
Menu terlalu banyak dan tidak logis.
Solusi Developer
- Sederhanakan menu utama
- Gunakan user flow berbasis kebutuhan warga
- Terapkan breadcrumb
- Prioritaskan layanan penting di halaman depan
Website pemerintah harus melayani, bukan menguji kesabaran.
Tidak Ramah Aksesibilitas (WCAG)
Masalah
- Kontras warna buruk
- Tidak bisa diakses screen reader
- Tidak ada alt text gambar
Ini menyulitkan pengguna disabilitas.
Solusi Developer
- Terapkan standar WCAG 2.1
- Gunakan semantic HTML
- Tambahkan alt text
- Pastikan kontras warna aman
- Navigasi bisa via keyboard
Website pemerintah wajib inklusif.
Konten Tidak Pernah Diperbarui
Masalah
- Berita terakhir tahun lalu
- Pengumuman sudah tidak relevan
- Link mati
Ini menurunkan kepercayaan publik.
Solusi Developer
- Buat CMS mudah dikelola non-teknis
- Otomatiskan arsip konten lama
- Pasang reminder update berkala
- Monitoring broken link
Website hidup = website dipercaya.
SEO Buruk & Sulit Ditemukan di Google
Masalah
Website ada, tapi:
- Tidak muncul di hasil pencarian
- Judul halaman asal-asalan
- URL tidak rapi
Solusi Developer
- Gunakan struktur URL SEO-friendly
- Optimasi title & meta description
- Sitemap XML & robots.txt
- Gunakan schema markup (jika perlu)
Website pemerintah harus mudah ditemukan warga, bukan tersembunyi.
Form Online Tidak Efisien
Masalah
- Form panjang & rumit
- Tidak ada validasi
- Error tanpa pesan jelas
Akibatnya warga malas mengisi.
Solusi Developer
- Sederhanakan form
- Gunakan validasi real-time
- Pesan error jelas & manusiawi
- Auto-save jika memungkinkan
Form digital harus mempermudah, bukan mempersulit.
Tidak Ada Monitoring & Logging
Masalah
Admin tidak tahu:
- Website down
- Error terjadi
- Ada aktivitas mencurigakan
Solusi Developer
- Pasang uptime monitoring
- Aktifkan error logging
- Gunakan Google Analytics / Matomo
- Audit log akses admin
Website pemerintah harus terpantau 24/7.
Tidak Ada SOP Teknis & Dokumentasi
Masalah
Saat developer lama pergi:
- Tidak ada dokumentasi
- Tidak tahu arsitektur sistem
- Website jadi sulit dirawat
Solusi Developer
- Buat dokumentasi teknis
- SOP maintenance & update
- Backup rutin
- Knowledge transfer antar tim
Website instansi harus berkelanjutan, bukan tergantung satu orang.
Tertarik dengan pembahasan website pemerintahan, keamanan web, OSINT, dan teknologi informasi?
Di sana kamu akan menemukan artikel teknis yang dibahas dengan bahasa realistis, bukan teori kosong.

